Persyaratan Pengurusan KARPEG PNS

Sudahkah saya memiliki Karpeg? itulah pertanyaan yang pertama kali ada dalam benak seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru menerima Surat Keputusan Pengangkatan. Seperti yang kita ketahui menjadi PNS harus melewati masa percobaan sebagai CPNS sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun dan paling lama 2 (dua) tahun, telah lulus Diklat Prajabatan, sehat jasmani dan rohani yang ditentukan oleh tim penguji kesehatan tersendiri, serta DP3 sekurang-kurangnya bernilai baik.

Sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 8 tahun 1974 tentang pokok-pokok Kepegawaian sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang Nomor 43 tahun 1999. BKN sebagai instansi pemerintah yang ditunjuk untuk membantu Presiden dalam hal manajemen kepegawaian bagi seluruh PNS. Salah satu kegiatan manajemen Kepegawaian yang dilakukan BKN dalam rangka penertiban dan peningkatan tata usaha kepegawaian, ialah menetapkan Kartu Pegawai Negeri Sipil (Karpeg) bagi seluruh PNS.

Karpeg berfungsi sebagai identitas PNS dalam menjalankan tugas, selain itu Karpeg juga befungsi sebagai syarat kelengkapan administrasi Kenaikan Pangkat (KP) serta dipergunakan untuk syarat kelengkapan administrasi lainnya. Karpeg berlaku selama yang bersangkutan menjadi Pegawai Negeri Sipil, dan apabila yang bersangkutan telah berhenti sebagai Pegawai Negeri Sipil maka Karpeg tersebut dengan sendirinya tidak berlaku lagi.

BKN selaku instansi yang menangani penetapan/pembuatan karpeg berdasarkan usul dari BKD atau Instansi Vertikal baik secara kolektif maupun perorangan. Persyaratan usul pembuatan karpeg sesuai dengan Keputusan Kepala BAKN Nomor 01/KEP/1994 tanggal 07 Januari 1994, yakni:

1). Surat Pengantar dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau Bagian Kepegawaian Instansi Vetikal PNS yang bersangkutan;

2). Fotokopi Sah Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) yang dilegalisir;

3). Fotokopi Sah Surat Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (SK PNS) yang dilegalisir;

4). Fotokopi Sah Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (lulus) yang dilegalisir;

5). Fotokopi Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) yang dilegalisir;

6). Pas photo ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar ( kertas foto dof );

Adapun Persyaratan Penggantian KARPEG Karena Kehilangan Antara Lain :

Selain Syarat pengursan di atas berkas harus dilengkapi dengan ;

7). Surat Penyataan Kahilangan Karpeg dan

8). Surat Keterangan Hilang dari Kepolisian (asli) untuk penggantian Karpeg yang hilang.

Untuk yang TMT CPNS 2009 ke bawah harus melengkapi :

Selain Melengkapi Berkas pengurusan KARPEG baru harus melengkapi :

  1. Pernyataan Kronologis keterlambatan Pengurusan KARPEG;
  2. Keterangan Kronologis Keterambatan Pengurusan KARPEG;
  3. Slip Gaji Terakhir
  4. Keterangan Aktif Melaksanakan Tugas;
  5. Pernyataan tidak pernah dijatuhi HUKUMAN

NR-34/admbkd

About these ads

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s